Cheetah Bisa Lari 114 km/jam Tapi Tidak Bisa Mengaum

Cheetah adalah hewan darat tercepat di dunia, tapi tidak bisa mengaum seperti singa atau harimau. Hampir semuanya hanya tersisa di Afrika.

Alam · · 3 menit baca
Ilustrasi cheetah berlari cepat dengan latar gradasi kuning keemasan.

Jawaban singkat

Intinya

Cheetah adalah hewan darat tercepat di dunia, tapi tidak bisa mengaum seperti singa atau harimau. Hampir semuanya hanya tersisa di Afrika.

Cheetah memegang rekor sebagai hewan darat tercepat di dunia. Britannica mencatat kecepatan maksimum cheetah yang pernah diukur adalah 114 kilometer per jam. Saat mengejar mangsa, mereka secara rutin mencapai kecepatan 80 sampai 100 kilometer per jam.

Rahasia kecepatan cheetah ada pada tubuhnya. Kaki mereka secara proporsional lebih panjang daripada kucing besar lainnya. Tulang belakang yang fleksibel meningkatkan panjang langkah saat berlari, dan mereka memiliki cakar yang tidak bisa ditarik sepenuhnya - berfungsi seperti sepatu spikes pelari.

Tapi ada fakta yang lebih mengejutkan: cheetah tidak bisa mengaum. Tidak seperti singa, harimau, atau macan tutul yang bisa menghasilkan auman dalam yang menggetarkan, cheetah hanya bisa mendengkur dan membuat suara kicauan seperti burung. Mereka masuk dalam genus Acinonyx, berbeda dari kucing besar genus Panthera.

Hampir semua cheetah yang tersisa di alam liar hidup di Afrika. Di Asia, mereka hampir punah - populasi terkonfirmasi terbesar hanya beberapa puluh ekor di timur laut Iran. Masa kehamilan cheetah adalah tiga bulan, dan betina melahirkan dua sampai delapan anak.

Umur cheetah di alam liar sekitar tujuh tahun, dan delapan sampai dua belas tahun dalam penangkaran. Meskipun cepat, cheetah rentan: setelah sprint intensif yang menghasilkan panas tubuh ekstrem, mereka butuh waktu lama untuk pulih - memberi kesempatan predator lain seperti hyena untuk mencuri hasil buruan mereka.

FAQ singkat

Pertanyaan yang sering muncul

Apa inti dari artikel ini?

Cheetah adalah hewan darat tercepat di dunia, tapi tidak bisa mengaum seperti singa atau harimau. Hampir semuanya hanya tersisa di Afrika.

Di mana saya bisa membaca fakta terkait?

Lanjutkan lewat kategori Alam atau tag yang ada di bagian atas artikel.