Plankton Menghasilkan Lebih Banyak Oksigen dari Seluruh Hutan Hujan Tropis

Setiap dua tarikan napas yang kamu ambil, satu di antaranya berasal dari laut - berkat plankton mikroskopis yang tak terlihat.

Sains Populer · · 3 menit baca
Ilustrasi plankton bercahaya di lautan biru.

Jawaban singkat

Intinya

Setiap dua tarikan napas yang kamu ambil, satu di antaranya berasal dari laut - berkat plankton mikroskopis yang tak terlihat.

Saat berpikir tentang penghasil oksigen, kebanyakan orang langsung membayangkan hutan hujan Amazon. Tapi NOAA mengungkap fakta yang mengejutkan: sekitar 50 persen oksigen di Bumi sebenarnya berasal dari lautan.

Produsennya? Plankton. Makhluk mikroskopis yang melayang di lapisan permukaan laut. Meskipun tak terlihat dengan mata telanjang, plankton menghasilkan lebih banyak oksigen daripada pohon redwood terbesar sekalipun.

Ada satu spesies yang jadi bintang: Prochlorococcus, organisme fotosintetik terkecil di Bumi. Bakteri mungil ini sendirian menghasilkan hingga 20 persen oksigen di seluruh biosfer Bumi. Itu lebih tinggi dari kontribusi seluruh hutan hujan tropis di daratan jika digabungkan.

Menghitung persentase pastinya sulit karena jumlah plankton berubah terus-menerus. Mereka bereaksi terhadap nutrisi air, suhu, pasang surut, dan musim. Para ilmuwan menggunakan citra satelit untuk melacak plankton dan memperkirakan jumlah fotosintesis yang terjadi di laut.

Namun perlu diingat: meskipun laut menghasilkan setidaknya 50 persen oksigen Bumi, jumlah yang hampir sama dikonsumsi oleh kehidupan laut itu sendiri - hewan laut bernapas, tumbuhan dan bakteri melakukan respirasi seluler. Oksigen yang kita hirup sebagai makhluk darat sebagian besar berasal dari akumulasi di atmosfer selama ratusan juta tahun.

Jadi lain kali kamu berdiri di tepi pantai, ingatlah bahwa lautan bukan hanya indah - ia adalah paru-paru kedua planet kita, bekerja tanpa henti melalui triliunan plankton kecil.

FAQ singkat

Pertanyaan yang sering muncul

Apa inti dari artikel ini?

Setiap dua tarikan napas yang kamu ambil, satu di antaranya berasal dari laut - berkat plankton mikroskopis yang tak terlihat.

Di mana saya bisa membaca fakta terkait?

Lanjutkan lewat kategori Sains Populer atau tag yang ada di bagian atas artikel.