Tembok Besar Cina Tidak Bisa Dilihat dari Luar Angkasa
Bertentangan dengan mitos populer, Tembok Besar Cina tidak bisa dilihat dari luar angkasa dengan mata telanjang.
Jawaban singkat
Intinya
Bertentangan dengan mitos populer, Tembok Besar Cina tidak bisa dilihat dari luar angkasa dengan mata telanjang.
Ada mitos yang sudah beredar puluhan tahun: Tembok Besar Cina adalah satu-satunya struktur buatan manusia yang bisa dilihat dari luar angkasa. Kenyataannya, ini tidak benar. Para astronaut sudah mengonfirmasi bahwa Tembok Besar tidak terlihat dengan mata telanjang dari orbit.
Mengapa begitu? Total panjang seluruh bagian tembok yang pernah dibangun mencapai sekitar 21.196 kilometer. Bagian paling terkenal dari Dinasti Ming membentang sekitar 8.850 kilometer. Jumlah itu sangat panjang, tetapi lebarnya hanya beberapa meter.
Dari ketinggian orbit rendah Bumi, objek selebar beberapa meter sulit dibedakan dengan mata telanjang. NASA menyatakan bahwa Tembok Besar kadang bisa terlihat dari orbit rendah dalam kondisi pencahayaan sangat spesifik menggunakan alat bantu lensa telephoto.
Tembok Besar sebenarnya bukan satu dinding tunggal. Ia adalah jaringan banyak tembok yang dibangun selama hampir dua milenium. Tembok tertua dimulai pada Periode Negara Perang (475-221 SM), artinya usianya hampir 3.000 tahun.
Jadi meskipun tidak terlihat dari luar angkasa, Tembok Besar Cina tetap merupakan prestasi teknik yang luar biasa. Dibangun tanpa alat modern, melintasi gunung dan gurun, dan bertahan ribuan tahun - itu jauh lebih mengesankan daripada sekadar mitos yang salah.
FAQ singkat
Pertanyaan yang sering muncul
Apa inti dari artikel ini?
Bertentangan dengan mitos populer, Tembok Besar Cina tidak bisa dilihat dari luar angkasa dengan mata telanjang.
Di mana saya bisa membaca fakta terkait?
Lanjutkan lewat kategori Sejarah atau tag yang ada di bagian atas artikel.